Wednesday, November 15, 2017

           

      
            Kelas IV pengisi materi Lukita Dewi Rahmania Putrid an Nadia Aulia Karim
     Tanggal 08 November 2017, kami melaksanakan microteaching yang bertempat di MI Muhammadiyah Purwodadi acara ini diselengarakan untuk melatih peserta sebelum melaksanakan kegiatan Praktik Dakwah Lapangan yang akan dilaksanakan di Ranting Sumowono, Bandungan, Semarang.


            Sesampainya di MI Muhammadiyah Purwodadi kami memasuki kelas, tak disangka murid-murid langsung menyapa kami karena ada sebagian sudah kenal. Kami pun mengawali kegiatan dengan memperkenalkan diri, kondisi didalam kelas rapi tetapi kurang bersih namun barang-barang sudah tertata sangat rapi.
            Jam pelajaran pertama dimulai dan kami mulai mengisi pelajaran Akidah akhlak dengan materi tentang hormat dan patuh, kondisi kelas saat di jelaskan kondisinya ricuh, ramah sampai kami kewalahan. Untunya aga Bu Firoh yang membantu mengkondisikan kelas, karakter siswa dikelas IV (empat) berbeda-beda ada yang hiperaktif, pendiam, jail dll.
            Di tengah memberikan materi kami juga memberi selingan game, kuis agar pelajaan tidak terlalu membuat siswa jenuh, walaupun keadaan kelas kurang bias dikondisikan tetapi kami senang, karena kami juga bias mendapatkan pengalaman baru yang luar biasa.
            Tak disangka waktu yang diberikan kepada kami telah habis, akhirnya kami berpamitan dan  kembali ke MTs Al Mu’min Muhammadiyah Tembarak.


  

 Kelas V pengisi materi Reza Baeti Emilia dan Syifa Syahida Sitoresmi

            Dalam acara pelatihan dakeah lapangan (PDL) kami melaksanakan persiapan –persiapan agar saat pelaksanaan PDL yang kami lakukan sukses, diantara persiapan yang kami lakukan adalah dengan microteaching yang dilaksanakan pada tanggal 08 Nobember 2017 bertempat di MI Muhammadiyah Purwodadi. Kami berangkat dari MTs Al Mu’min pada pukul 06.45 sesampainya di MI kami memasuki kelas V (lima), di kelas V (lima) terdapat 16 siswa yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 4 siswa perempuan. Kami mendapatkan tugas untuk mengajar pelajaran matematika bab bilangan bulat, FPB dan KPK banyak yang kami lakukan disana seperti perkenalan, memberikan materi, memberikan tugas, kuis, game dll.
        Siswa disana tampak memperhatikan ketika kami memberikan penjelasan materi pada saat mengerjakan soal ada yang sudah bias sendiri da nada pula yang masih membutuhkan bimbingan , kondisi di dalam kelas saat diberikan tugas ada yang bermain kelereng, ada yang mengambar, bercerita da nada yang maju kedepan untuk menulis jawaban yang benar. Kami juga memberikan hadiah kepada siswa yang selesai mengerjakan tugas, yang mengumpulkan pertama dengan nilai yang bagus, dapat menjawab pertanyaan dengan cepat dan tepat ketika bermain kuis dan game kekompakan.
        Agar saat pelajaran siswa tidak terlalu jenuh kami melakukan selingan berupa teuk-tepuk, seperti tepuk bogem, tepuk filiphina dll. Siswa disana tampak riang dan gembira ketika dibimbing oleh kami tanpa sadar wantu yang diberikan kepada kami telah habis, kamipun berterima kasih kepada siswa-siswa yang telah menerima kami sebagai pembimbing dan kamipun berpamitan.
Sambil menunggu dijemput kami berkumpul didepan ruang guru dan kami berjalan-jalan ke kelas-kelas, ketika berjalan kami mendapati seorang siswi seorang diri didalam kelas kamipun mendekatinya dan menanyakan hal-hal tentangnya, ia bernama Asmaul Husna yang sering dipanggil Una, ia mempunyai keterbatsan fisik, kamipun menemaninya dan mengajaknya untuk bercakap-cakap dam membaca.
            Una terlihat sangat senang ketika ditemani oleh kami, tak terasa mobil yang menjemput sudah tida kamipun bersalaman dan berpamitan, Asmauh Husana  seorang siswa yang duduk di kelas IV seharusnya una sudah duduk di bangku kelas VI namun sayangnya karena kondisi fisik yang kurang memungkinkan yang membuat Una harus tinggal kelas.
         Una siswi yang berasal dari dusun Bangsri ia berangkat dan pulang sekolah dengan berjalan kaki kedua orang tuanya tidak bekerja, Una adalah anak satu-satunya sebenarnya Una memiliki seorang adik namun saat berusia 8 bulan meninggal karena kebocoran ginjal.
      Disekolah Una sering diledek oleh teman-temanya karena kondisi fisiknya yang kurang sempurna, Una jarang sekali ditemani oleh yang lain bahkan ketika teman-temanya istirahat Una lebih memilih untuk berdiam diri di kelas, Una sebenarnya diperbolehkan duduk di depan namun Una minder karena di olok-olok oelh teman-temanya jadi Una lebih memilih duduk dibelakang sendirian
Kelas VI pemateri oleh Khoirotun Hisan dan Vincun Vivi Ani        
           MTs Al Mu’min Muhammadiyah kembali menggadakan Microteaching di MI Muhammadiyah Purwodadi yang dumulai pada tanggal 06 November sampai 18 November 2017, microteaching ini diadakan untuk pelatihan pra PDL (praktik dakwah lapangan).
       Kami mendapatkan giliran microteaching pada hari rabu 08 November 2017 dan mendapat giliran mengajar kelas VI, kami mengaraj pelajaran Bahasa Indonesia dengan tema “Menanggapi penjelasan narasumber” setelah selesai menjelaskan para siswa sangat berantusias untuk bertanya, mereka adalah calon kader yang baik dan aktif.
         Kelas VI sangat pantas mendapat julukan kelas bintang karena selain kondisi ruang kelas yang bersih dan rapi serta tertata kondisi siswanya pun sangat mendukung, siswa kelas VI merupakan siswa yang baik dan aktif ditengah pelajaran pasti selalu ada rasa jenuh kemudian sepandai-pandainya kami menghilangkan kejenuhan tersebut, akhirnya dengan diselingi game-game dan beberapa cerita rasa jenuhpun hilang.
            Mengajar di kelas VI adalah dal yang luar biasa bagi kami, kamipunmendapatkan kesan yang luar biasa dari siswa yang sangat berantusias, sehingga sedikit menimbulkan rasa berat untuk meninggalkan mereka. Dan kami hanya berangan-angan jika microteaching ini dilakukan 1 hari penuh pasti kedekatan dan keakraban kami dengan siswa kelas VI semakin erat.
     Kami berharap microteaching ini dapat memberikan manfaat kepada siswa siswi MI Muhammadiyah Purwodadi walaupun hanya sebesar biji dzarrah.
           
           

 Laporan Microteaching Kelompok 7
Pembimbing : Ustadzah Dian Fathia Kamalia
Santri   :
1. Reza Baeti Emilia
2. Khoirotun Hisan
3. Syifa Syahida Sitoresmi
4. Lukita Dewi Rahmania Putri
5. Nadia Aulia Karim
6. Vincun Vivi Ani





Micro Teaching tahun ini masih sama yaitu bertempat di MI Muhammadiyah Purwodadi. Kelas yang digunakan hanyalah kelas 4, 5, dan 6. Untuk mapelnya yang di ajarkan kepada siswa adalah Bahasa Indonesia, Matematika, Al Qur’an Hadits dan masih banyak lainnya. Alhamdulillah sejak pelaksanaan pertama yaitu Senin 6 November 2017 sampai sekarang masih berjalan dengan lancar.
Micro Teaching ini berguna untuk melatih mental kita nanti saat PDL agar program di dalamnya berjalan sukses dan juga berguna untuk dimasa depan. Latihan berlangsung selama 21 hari dan masih bertempat di MI Purwodadi.

Saat sebelum Micro Teaching berlangsung santri mendapat pengarahan dari pembimbing masing-masing. Kepala MI Muhammadiyah memberi pesan kepada seluruh santri kelas IX agar selalu menunjukkan kesopanannya sampai besuk saat Program PDL berlangsung. Saat datang meminta izin dan saat pulang juga menyampaikan terimakasih sekaligus pamitan.

Disana pada siswa baik kelas 4, 5 dan 6 menunjukkn antusiasnya karena tidak satupun siswa yang tertidur, keluar, bermain sendiri, selain mengajarkan materi para peserta Micro Teaching juga menunjuk siswa untuk bermain kuis ataupun bernyanyi bersama. Bahkan ada juga yang sampai memberi hadiah kepada salah satu siswa karena berhasil menjawab kuis dari peserta Micro Teaching.

Micro Teaching tahun ini merupakan angkatan yang ke – 5 dari tahun sebelumnya. Harapan PDL tahun depan berjalan sukses tanpa hambatan sampai selesai. Amin

Temanggung, 13 November 2017
Created By:
Mujadiddul Akbar H. Y
Khafidz Fardan R
Slamet Setiawan
Agh Firli Hida Al Arsyad
Fahrozaq T. A. N. S. L
Ikrar Tegar D
Alvi Lutfiansyah
Ridho

M. Wildan Almas Zahi

Thursday, November 9, 2017



                



                Memang sudah menjadi program unggulan MTs Al Mu’min Muhammadiyah Tembarak yang setiap tahunnya mengadakan program Micro Teaching, yang mana program ini diperuntukkan untuk santri santri kelas IX (sembilan) untuk mempersiapkan menghadapi PDL ( Pekan Dakwah Lapangan ) pada bulan Desember mendatang.
                Program ini bekerjasama dengan MI Muhammadiyah Purwodadi yang dilaksanakan mulai hari senin 6 November 2017 sampai Selasa 21 November 2017.
Kelompok kami mendapatkan jadwal pada hari ke-2 pada hari selasa 7 November 2017 dan kami adalah kelompok pertama dari santriwan untuk ditugaskan mengajar siswa dan siswi MI Muhammadiyah Purwodadi, adapun kelompok dibagi menjadi 3 kelas, yaitu kelas 4,5,6 untuk mengajar kelas tersebut sampai dengan instirahat.
Kami mendapat pesan dan kesan ketika mengajar kelas yang kami ampu diantaranya :
Kelas 4 :Kami mendapat banyak pengalaman yang mana di kelas 4 ini semua siswa masih memiliki sifat-sifat kekanak-kanakan tetapi si samping itu siswa dapat memperhatikan apa yang kami berikan.

Kelas 5 :Adapun kelas 5 semua siswa memperhatikan ketika kami mengajar materi walaupun ada sedikit siswa yang ramai ketika kami mengadakan kuis.

Kelas 6 :Semua siswa menyimak dan memperhatikan apa yang diajarkan, mereka tenang, disiplin, dan patuh ada juga siswa yang ketika kami selesai mengajar tidak ingin diganti guru yang lain dan mereka mengungkapkan bahwa guru setelahnya adalah guru yang galak.
 
Adapun pesan yang kami dapat kami bisa merasakan bagaimana menjadi seorang guru walaupun hanya sebentar saja, ketika ada siswa yang ramai kita merasakan susah dan lelah untuk membimbing para siswa seperti guru yang mengajar kita ketika kita ramai dan bicara sendiri.



On Tembarak, 7 November 2017

Creadet by :
Kelompok : 1

Rahmat Sabili
Ferdy Danuputra
Ahmad Hasan Irvansyah
Muhtamailma
Nabhan Al-muhsi
Muhammad Yusuf Rifa’i
Abdurahman Al-Husnie
Rian Kurnia Fajri


Tuesday, November 7, 2017








Tidak jauh berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya, MTs Al mu’min Muhammadiyah Tembarak kembali melaksanakan program bersama MI Muhammadiyah, yakni kegiatan Micro Teaching. Kegiatan yang mengajarkan santri kelas IX untuk praktik berdakwah sebelum dilepaskan langsung kepada warga.



Micro teaching tahun ini dilaksanakan mulai hari Senin, 6 November 2017 – Selasa, 21 November 2017. Pada hari pertama, yang diwakilkan oleh 6 santriwati berangkat menuju MI pada pukul 06.30 karena harus mengikuti upacara penyerahan terima santri, upacara yang dihadiri langsung oleh kepala MI dan dari MTs sendiri.
Karena diambil dari artinya sendiri, yakni kata Micro yang artinya kecil dan Teaching artinya mengajar. Dalam Micro Teaching ini, santri mendapatkan amanah untuk menggatikan para guru sampai dengan waktu istirahat, tetapi tidak semua kelas diampu oleh santri, kelas yang diampu yakni hanya kelas IV, V dan VI saja.
Kegiatan ini bertujuan agar para santri siap dalam menghadapi Praktik Dakwah Lapangan (PDL) yang akan dilaksanakan bulan Desember esok. Di MI Muhammadiyah Purwodadi pula para santri dapat merasakan bagaimana menjadi seorang guru dalam membimbing anak-anak usia MI yang masih suka bermain.
Walau hanya mendapatkan waktu yang sangat singkat, para sasntri tetap menggunakan waktu itu dengan baik. Terbukti dari ambisius para siswa dan siswi. “Mbak pulangnya nanti siang aja ! Jangan sekarang !” ungkap salah satu siswa kelas VI saat pengajaran usai.





Walau hanya mendapatkan waktu yang sangat singkat, para sasntri tetap menggunakan waktu itu dengan baik. Terbukti dari ambisius para siswa dan siswi. “Mbak pulangnya nanti siang aja ! Jangan sekarang !” unkap salah satu siswa kelas VI saat pengajaran usai. Waktu hanya berkenalan dan bermain sebentar, para siswa tetap berat melepaskan santri untuk kembali. Melihat banyak siswa dan siswi yang mudah membaur dengan santri, sebaiknya Micro Teaching tahun kedepannya tidak hanya satu kesempatan untuk bertemu dalam satu kelompok, tetapi dua sampai tiga kali. 




Created by :
Kelompok V
  • ·         Salis Nazla As Syifa
  • ·         Annisa Dwi Rachmawati
  • ·         Rahma Yunita
  • ·         Nuning Kartika Sari
  • ·         Niya Kurniyawati
  • ·         Qonita Qurrata A’yun


Wednesday, November 1, 2017



Menerima pendaftaran calon santri baru tahun pelajaran 2018/2019. Mari bergabung bersama kami di MTs Al-Mu'min Muhammadiyah Tembarak Temanggung.

ketentuannya sebagai berikut:

Monday, July 24, 2017




TEMANGGUNG Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Mumin Muhammdiyah Tembarak temanggung menyelengga Baitul Arqom dan Training Motivasi untuk kelas IX pada 19-20 Juli 2017. Kegiatan ini dilaksanakan di Wisma Puas yang beralamat di Hargobinangun, Pakem, kab. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55582. Dilaksanakan diluar kompleks Al-Mu’min dengan tujuan memberikan wawasan kepada santri serta agar santri tidak jenuh.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi bagi kelas IX dalam upaya meningkatkan hasil studi juga tertanamnya nilai-nilai kemuhammadiyahan. “Hal yang melatar belakangi dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk penguatan jati, peningkatan kualitas out-put, peningkatan nilai-nilai qidah dan akhlaq yang mantap dalam diri santri-santri,” ungkap Ustadz Samsul S.Pd selaku Kepala Madrasah.

Dengan mengusung tema “Kiat Meraih Sukses Studi dan Religi” panitia meramu kegiatan yang berlangsung dalam 2 hari ini dengan 4 (empat) materi utama. Materi pertama yaitu Kiat-kiat Menjadi Pelajar yang Sukses diisi oleh saudara Pujiantara, M.Pd.. Materi kedua yaitu Tantangan dan Peluang Remaja Masa Kini diisi oleh saudara Setiyo Budi Santoso, M.Farm., Apt.. Materi ketiga yaitu Kiat menjadi Kader Muhammadiyah yang Religius diisi oleh Kak Jujuk. Materi keempat yaitu Kilas Balik Tata Tertib Santri dan eneguhan Kembali Nilai-nilai Kesantrian diisi oleh ustadz Ahmad Arqom, S.Psi..


“Dengan adanya Baitul Arqom dan Training Motivasi semangatnya menjadi bertambah dan pantang menyerah dalam menghadapi tantangan-tantangan di kelas IX,” ungkap Fasha Aulia Hayya salah satu peserta. Dengan begitu diharapkan dapat memberikan bekal yang cukup untuk santri-santri kelas IX yang sebentar lagi akan menghadapi kelulusan. Selain itu juga diharakan santri betul-betul memaknai arti bermuhammadiyah meski dalam tataran pelajar. (zee)

Saturday, July 22, 2017

Baitul Arqom dan Training Motivasi ini dilaksanakan pada -20 Juli 2017 bertempat di Wisma Puas yang beralamat di Hargobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55582.





















TEMANGGUNG Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM) Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mumin Muhammadiyah Tembarak Temanggung melaksanakan Forum Ta’aruf dan Orientasi Santri (Fortasi) pada 17-20 Juli 2017. Fortasi ini diikuti oleh seluruh santri baru dan lama  Ponpes Al-Mu’min yang terdiri dari 3 (tiga) unit pendidikan. Ketiga unit pendidikan tersebut yaitu Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Pelaksanaan Fortasi sendiri terpisah untuk santriwan dan santriwati. Fortasi untuk santriwan dilaksanakan di kampus 2 yang beralamat di Jl. Imam Subaweh No. 1 Kauman Selopampang Temanggung. Sedangkan untuk pelaksanaan Fortasi santriwati dilaksanakan di kampus 1 yang beralamat di Jl. KH. Abdul Rahman No. 1-3 Purwodadi Tembarak Temanggung.

Tema yang diangkat pada Fortasi Kali ini adalah “Membangun Spirit Pelajar Berkemajuan Wujudkan Pelajar Berkarya nyata”. Dengan adanya Fortasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang pesantren, madrasah, kemuhammadiyahan dan seluk beluknya kepada seluruh peserta utamanya santri baru. Selain bertujuan sebagai upaya untuk masa pengenalan, Fortasi ini juga bertujuan untuk mengakrabkan anatar sesama santri.

“Cukup berkesan dengan kegiatan Fortasi ini, harapannya kedepan untuk pelaksanaa Fortasi lebih baik lagi dari segi fasilitas dan kesungguhan panitia pelaksananya, sehingga peserta Fortasi akan lebih semangat dan berkesan lagi,” ungkap Khansa Dzahabiyyah salah satu peserta Fortasi Kelas IX Putri MTs Al-Mu’min. Jumlah seluruh peserta dari unit MTs sendiri sebanyak 236 santri, dengan jumlah santriwan 102 orang dan santriwati sebanyak 134 orang. (zee)